Baca Berita

Puncak Bulan Bakti Karang Taruna Provinsi Bali Digelar di Karangasem

Oleh : | 03 Oktober 2018 | Dibaca : 85 Pengunjung

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Karang Taruna ke-58 tahun Provinsi Bali, digelar di Desa Bugbug, kecamatan Karangasem, Rabu (3/10) kemarin disertai dengan penyerahan bantuan kepada warga kurang mampu yang merupakan sumbangan dari pemerintah dan dunia usaha. Selain itu, puncak peringatan juga digelar penanaman pohon dan senam bersama.

Ketua Karang taruna provinsi Bali, Ketut Rana, memgatakan,hari bulan bakti Karang Taruna 2018 mengambil tema, melalui bulan bakti Karang Taruna tingkatkan peranan generasi muda dalam menangangi penyandang sosial. Selain itu, Bulan Bakti karang Taruna juga untuk mempererat antara Karng Taruna dari tingkat desa,kecamatan bahkan provinsi Bali. Dikatanya, bulan bakti Karang Taruna hanya satu hari saja yang puncaknya digelar di wantilan desa adat Bugbug. "Kita gelar selama satu hari di Desa Bugbug," ujar Rana.

Rana juga mengatakan, peserta bulan bakti Karang Taruna melibatkan anggota Karang Taruna dari masing-masing kabupaten diseluruh Bali sebanyak dua orang, Provinsi 10 orang, Karang Taruna desa di kecamatan Karangasem 10 orang, dan seluruh Karang Taruna desa Bugbug. Rana mengatakan, bulan bakti Karang Taruna sebelum puncak acara digelar senam bersama, penanaman pohon di pantai Bugbug, sumbangan sembako kepada penyandang kesejahteraan sosial yang merupakan sumbangan dari dunia usaha yang membantu kegiatan Karang Taruna. "Secara khusus, kami sampaikan apresiasi ke bupati dalam membantu Karang Taruna," ujarnya.

Sedangkan, Bupati Karangasem,IGA Mas Sumatri mengatakan, Pelaksanaan bulan Bakti Karang Taruna sudah sesuai yang diingikannya. Karang Taruna sebagai wadah generasi muda, hendaknya tetap bekerja dibidang usaha kesejahtaraan sosial. Bersama pemerintah dan komponen masyarakat dalam menanggulangi permasalaham kesekahteran sosial merupakan tugas bersama. "Pengembangan potensi generasi muda di lingkunganya, Kemitraan antara pemerintah dan unsur masyarakat tentu sangat diperlukan," ujarnya.

Bupati juga berharap,stigma Kabupaten Karangasem yang merupakan kabupaten termiskin di Bali harus dihilangkan. Karangasem sebagai huluning Bali, dengan tagline Karangasem The spirit Of Bali, harus mampu keluar dari citra itu. Tentunya, pemerintah kabupaten tidak bisa bekerja sendiri jika tanpa didukung oleh kalangan generasi muda. "Mari kita kubur dalam-dalam citra itu, tentu diperlukan peranan generasi muda," ujar Bupati. (Humas Karangasem)


Oleh : | 03 Oktober 2018 | Dibaca : 85 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



140x140

Bupati
Karangasem
I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, MAP

140x140

Wakil Bupati Karangasem
I Wayan Artha Dipa, SH, MH

Galeri
Banner
Kritik Saran

Rizki Aryawan

2018-04-05 10:40:30

Jalan Amblas

Selengkapnya...

Yoga Aryawan

2018-03-08 11:09:08

Beasiswa

Selengkapnya...

ibu dani

2017-09-05 08:49:27

Pemeriksaan oleh SatpolPP

Selengkapnya...
Polling
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pemkab Karangasem?
Statistik

Total Hits : 2755250

Pengunjung Online: 7