Baca Berita

Pasca Bencana Pemkab Karangasem Gelar Pelatihan Usaha

Oleh : | 02 Oktober 2018 | Dibaca : 126 Pengunjung

Bupati Karangasem membukaan Kegiatan Bimbingan Teknis, Fasilitasi Mesin dan Ijin Usaha dalam rangka Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pasca Bencana Erupsi Gunung Agung, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Selasa (2/10/2018).

Peserta bimbingan teknik berjumlah 90 orang, dimana masing-masing bimbingan teknik terdiri dari 30 orang. Narasumber dan sumber dana dari Direktorat Jendral Industri Kecil dan Menengah Kementrian Perindustrian Republik Indonesia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganagan Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Suarta menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan ini Dipa Kementrian Perindustrian melalui Ditjen Indrustri Kecil dan Menengah (IKM) tahun 2018 dan Pemerintah Kabupaten Karangasem bekerja sama dalam mempercepat pertumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah pasca terjadinya erupsi Gunung Agung di wilayah atau Kawasan Rawan bencana.

Tujuan pelaksanaan kegiatan pelatihan ini adalah untuk menumbuh kembangkan indrustri kecil dan menengah dengan memberikan fasilitasi mesin dan ijin usaha di Kabupaten Karangasen yang terdampak erupsi Gunung Agung.

Suarta menambahkan, pelaksanaan kegiatan telah berlangsung di tiga desa terdampak erupsi Gunung Agung yaitu bimtek, fasilitasi mesin dan ijin usaha pengolahan gula aren (gula semut) yang dilaksanakan di Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat pada tanggal 2-10 Oktober 2018, bimtek fasilitasi mesin dan ijin usaha pengolahan buah salak yang dilaksanakan di Desa Duda Utara, Kecamatan Selat pada tanggal 10-18 oktober 2018, bimtek fasilitasi mesin dan ijin usaha anyaman Ate yang dilaksanakan di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat pada tanggal 18-26 Oktober 2018.

Bupati Karangasem Mas Sumatri dalam sambutannya Pada kesempatan mengucapkan selamat datang atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Karangasem maupun atas nama pribadi,

kepada Dirjen IKM yang diwakili oleh Sesditjen lKM Kementerian Perindustrian Republik Indonesia beserta jajarannya untuk melaksanakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Kabupaten Karangasem.

Ia mengatakan, partisipasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, sangat membantu Kabupaten Karangasem dalam menumbuhkembangkan industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Karangasem dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki pasca bencana erupsi Gunung Agung untuk dijadikan produk yang kreatif dan menjadi unggulan Kabupaten Karangasem.

Sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Karangasem merupakan daerah yang diberi anugerah Tuhan dengan berbagai potensi yang dimiliki. Namun, dibalik itu, dari komposisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis, Kabupaten Karangasem menyimpan potensi bencana yang diakibatkan alam maupun non alam salah satunya adalah erupsi Gunung Agung.

Mas Sumatri mengingatkan, pada tahun sebelumnya Kabupaten Karangasem telah mengetahui bahwa Gunung Agung mengalami Erupsi yang menimbulkan dampak buruk bagi perkembangan perekonomian dan pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Karangasem. Saat ini status Gunung Agung masih di level 3 dan sewaktu-waktu masih berpotensi mengalami erupsi kembali. Di Kabupaten Karangasem terdapat 35 desa/kelurahan disekitar lereng Gunung Agung yang terdampak dimana bencana berskala besar dapat menghancurkan dalam sekejap pencapaian dan pertumbuhan ekonomi yang diperjuangkan selama ini.

Untuk itu, Ia menegaskan, Kabupaten Karangasem sangat terbuka terhadap penyelengaraan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan dan memajukan perekonomian dan industri Kreatif. Saya harapkan peserta Bimbingan teknis fasilitasi mesin dan ijin usaha ini nantinya dapat menyerap dan mengimplementasikan ilmunya dalam memanfaat potensi yang dimiliki untuk menjadi produk yang menjadi unggulan desa pada khususnya dan kabupaten pada umumnya.

"Pada kesempatan ini, saya mengajak saudara-saudara untuk memanfaatkan kegiatan bimtek ini dengan sebaik-baiknya untuk menggugah masyarakat kita supaya dapat menumbuhkembangkan Industri Kecil dan Menengah dan memanfaatkan potensi-potensi sumber daya alam yang dimiliki," imbuhnya.

Sesdirjen IKM Edi Siswanto mengatakan, Kementrian perindustrian mempunyai tugas dan fungsi terkait dengan pembinaan dan pengembangan serta pertumbuhan wirausahaan baru. Dengan ini maka dibuka bimbingan teknis. Jumlah wirausahaan di Indonesia relatif sekarang belum begitu banyak maka diharapkan dalam kegiatan bimbingan teknis ini akan muncul wirausahaan baru yang kedepannya bisa meningkatkan perekonomian daerah.

 

"Jadi klao kita bicara tentang pariwisata yang sudah dikemas secara baik di Kabupaten Karangasem ini dan tentunya pasti disana terkait dengan produk produk souvenir ataupun yang dikonsumsi langsung di daerah ini , maka kalau misalkan itu bisa disiapkan dan diproduksi oleh industri lokal itu sangat bagus untuk perkembangan daerah," ujarnya. (Humas Karangasem)


Oleh : | 02 Oktober 2018 | Dibaca : 126 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



140x140

Bupati
Karangasem
I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, MAP

140x140

Wakil Bupati Karangasem
I Wayan Artha Dipa, SH, MH

Galeri
Banner
Kritik Saran

Rizki Aryawan

2018-04-05 10:40:30

Jalan Amblas

Selengkapnya...

Yoga Aryawan

2018-03-08 11:09:08

Beasiswa

Selengkapnya...

ibu dani

2017-09-05 08:49:27

Pemeriksaan oleh SatpolPP

Selengkapnya...
Polling
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pemkab Karangasem?
Statistik

Total Hits : 2755205

Pengunjung Online: 2