➡ Skip to Content

Baca Berita

Wabup Pandu Sambut Peserta Post Tour BBTF 2026, Perkuat Promosi dan Dampak Ekonomi Pariwisata Karangasem

Oleh : | 01 Juni 2026 | Dibaca : 430 Pengunjung

Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap kunjungan peserta Post Tour Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 dapat semakin memperkuat promosi destinasi wisata daerah sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, potensi pariwisata Karangasem diperkenalkan secara langsung kepada para pelaku industri pariwisata yang memiliki peran penting dalam mendatangkan wisatawan ke Bali Timur.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, saat menghadiri jamuan makan malam (Dinner) bersama peserta Post Tour BBTF 2026 bertajuk The Enchanting East Bali Journey di Samsara Living Museum, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Minggu (31/5/2026). Turut mendampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karangasem, Camat Bebandem, Camat Rendang, Camat Sidemen, serta Sekretaris Camat Selat.

Dalam sambutannya, Wabup Pandu menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Karangasem sebagai bagian dari rangkaian kunjungan peserta BBTF 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, sejarah, serta tradisi yang dimiliki Karangasem kepada pasar pariwisata yang lebih luas.

“Kami merasa terhormat atas kunjungan dan kebersamaan Bapak/Ibu sekalian untuk menikmati pesona alam, budaya, tradisi, serta keramahan masyarakat Karangasem sebagai bagian dari perjalanan The Enchanting East Bali Journey,” ujar Wabup Pandu.

Selama berada di Karangasem, para peserta diajak mengunjungi sejumlah destinasi unggulan yang menjadi ikon pariwisata Bali Timur, di antaranya Pura Agung Besakih, Taman Soekasada Ujung, Puri Agung Karangasem, Museum Lontar Dukuh Penaban, Taman Tirta Gangga, Pura Lempuyang, Desa Adat Tenganan Pegringsingan, hingga kawasan wisata pesisir Amed.

Menurut Wabup Pandu, kunjungan para pelaku industri pariwisata ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan destinasi wisata, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik Karangasem di mata wisatawan. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) yang mampu menggerakkan berbagai usaha masyarakat, mulai dari akomodasi, restoran, transportasi, pemandu wisata, perajin lokal, pelaku UMKM, hingga ekonomi kreatif berbasis budaya. Oleh karena itu, promosi yang dilakukan melalui kegiatan BBTF diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Pandu juga menyampaikan apresiasi kepada ASITA Bali atas dukungan dan sinergi yang terus terjalin dalam mempromosikan pariwisata Bali, khususnya Bali Timur dan Kabupaten Karangasem. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, serta berkelanjutan.

“Semoga pengalaman yang diperoleh selama berada di Karangasem dapat menjadi cerita dan rekomendasi positif yang mendorong semakin banyak wisatawan berkunjung ke Bali Timur. Selamat menikmati perjalanan dan keindahan Karangasem. Semoga Karangasem selalu menjadi destinasi yang dirindukan,” tutupnya. (Diskominfo)


Oleh : | 01 Juni 2026 | Dibaca : 430 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :