➡ Skip to Content

Baca Berita

Afternoon Tea Jadi Wadah Konsolidasi Cari Solusi Inovatif Pariwisata Karangasem

Oleh : | 15 Januari 2026 | Dibaca : 702 Pengunjung

Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar kegiatan Afternoon Tea sebagai wadah konsolidasi dan pencarian solusi inovatif dalam menghadapi dinamika kepariwisataan Karangasem. Kegiatan tersebut berlangsung di Wafa de Ume Sidemen, Kecamatan Sidemen, Kamis (15/1/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, Ketua PHRI Bali Cok Artha Ardana Sukawati, Ketua PHRI Karangasem Wayan Kariasa, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Karangasem, para Camat se-Kabupaten Karangasem, serta para Perbekel se-Kecamatan Sidemen.

Dalam suasana santai namun sarat makna, Afternoon Tea ini dimanfaatkan sebagai forum dialog terbuka antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa. Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan kolaborasi lintas sektor serta perumusan langkah-langkah inovatif guna menjaga keberlanjutan dan daya saing pariwisata Karangasem di tengah tantangan global dan perubahan tren wisata.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dalam arahannya menekankan pentingnya komunikasi yang intens dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, serta pemerintah desa. Menurutnya, pariwisata Karangasem memiliki potensi besar berbasis alam, budaya, dan kearifan lokal yang perlu dikelola secara adaptif dan berkelanjutan.

“Forum seperti ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi, mendengar langsung aspirasi di lapangan, sekaligus merumuskan solusi inovatif agar pariwisata Karangasem terus tumbuh tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Par.

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa menyampaikan bahwa penguatan peran desa dan kecamatan menjadi kunci dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Ia berharap hasil diskusi dalam Afternoon Tea ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ketua PHRI Bali Cok Artha Ardana Sukawati dan Ketua PHRI Karangasem Wayan Kariasa menyambut baik inisiatif Pemkab Karangasem yang membuka ruang dialog bersama pelaku industri pariwisata. Keduanya menilai kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata menjadi fondasi utama dalam menghadapi dinamika dan tantangan sektor pariwisata ke depan.

Melalui kegiatan Afternoon Tea ini, Pemkab Karangasem menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pariwisata yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dari tingkat kabupaten hingga desa.(Diskominfo)


Oleh : | 15 Januari 2026 | Dibaca : 702 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :