Baca Berita

BUPATI MAS SUMATRI BUKA RAPAT KOORDINASI PELAKSANAAN SENSUS PENDUDUK 2020

Oleh : | 10 Februari 2020 | Dibaca : 209 Pengunjung

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sensus Penduduk, berbasis online tahun 2020 untuk Kabupaten Karangasem berlangsung di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (10/2). Rapat Koordinasi ini diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik dalam rangka menjaring masukan sekaligus menyosialisasikan Sensus Penduduk Berbasis online yang diselenggarakan tahun 2020 ini.

Bupati Mas Sumatri dalam sambutannya mengatakan, pertemuan hari ini merupakan pertemuan yang sangat baik untuk dilaksanakan dalam rangka 'membangun kordinasi untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Penduduk 2020. Sensus Penduduk 2020 merupakan Iangkah menuju Satu Data Kependudukan, yang nantinya juga akan mengarah pada terwujudnya Satu Data Indonesia.

Sensus penduduk menjadi momen penting terwujudnya penyatuan data dari data registrasi yang dihasilkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan data hasil proyeksi dari Badan Pusat Statistik. “Seperti kita ketahui saat ini ada dua data yang umum kita gunakan, dengan perbedaan yang cukup jauh. Terlepas dari perbedaan yang ada kita di sini tidak hendak membahas data yang mana yang benar dan mana yang salah, namun kita di sini duduk bersama untuk berkerja sama membangun data penduduk, berangkat dari menyukseskan Sensus Penduduk 2020. Suksesnya SP2020 nantinya akan menentukan akurasi data kependudukan yang ada,” ujarnya.

Sensus Penduduk menjadi istimewa tidak hanya karena menggunakan basis data registrasi, namun juga akan menghasilkan data penduduk baik secara de facto maupun de jure. Dari Sensus ini nantinya akan bisa diperoleh berapa jumlah penduduk yang benar-benar tinggal di Karangasem baik berKTP Karangasem maupun tidak. Demikian halnya jumlah penduduk ber-KTP Karangasem yang tinggal di luar Kabupaten Karangasem. Dengan pilihan ini, tentunya akan Iebih mempertajam program dan kebijakan pembangunan ke depan. Di samping itu, pada
Sensus Penduduk nanti juga sudah akan memanfaatkan teknologi informasi. Sensus Penduduk bisa dilakukan secara online. “Kita bisa secara mandiri melakukan pengecekan dan pembaharuan identitas kependudukan kita kapan saja dan di mana saja, baik melalui HP maupun komputer, yang penting terhubung dengan internet. Dengan kondisi ini tentunya kualitas data penduduk nantinya terletak pada partisipasi kita semua dengan memberikan jawaban yang akurat pada Sensus Penduduk nanti,” ujarnya.

Kondisi geografis dan tingkat kesadaran serta pendidikan masyarakat akan menjadi kendala dalam hal ini. Paling tidak seluruh ASN dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem me|aksanakan Sensus Penduduk secara on-line. Selanjutnya, dapat mengajak sanak keluarga, kerabat, dan teman-temannya untuk ikut serta. Dukungan untuk Sensus Penduduk ini dapat dilakukan dengan menyebarluaskan informasi mengenai SP2020 di berbagai kesempatan dan media, termasuk Whatsapp Group. Bagi institusi/OPD yang memiliki jaringan yang banyak, dapat membuat surat edaran yang menjangkau anggotanya sampai tingkat terbawah. Penggunaan teknologi informasi dalam Sensus Penduduk 2020 merupakan hal yang baru. Tidak menutup kemungkinan banyak kendala yang akan ditemui, baik dari kesiapan sistem, jaringan mupun kendala Iainnya.
“Namun demikian saya harap untuk tidak Iangsung menyerah. Saya yakin BPS pasti sudah menyiapkan berbagai antisipasi untuk itu. Mari kita bersama-sama berkolaborasi membangun Karangasem dimulai dari membangun data kependudukan yang Iebih baik. Mari kita tunjukkan bahwa Karangasem juga mampu dan siap mengadopsi perkembangan teknologi. Mari bersama kita Sukseskan Sensus Penduduk 2020, Mencatat Indonesia,” ucapnya.

Menuurut BPS, Sensus Penduduk 2020 akan dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama,adalah Sensus Penduduk online. Yaitu, seluruh penduduk Indonesia secara aktif mengisikan data kependudukannya secara mandiri melalui link sensus.bps.go.id/cek dari tanggal 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020. Pihak BPS berharap, para pejabat yang mengikuti Rapat Koordinasi ini berperan mengajak masyarakat untuk mengikuti Sensus Penduduk online (SPO).

Terkait tahap kedua, adalah kegiatan verifikasi dan pencacahan lapangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 31 Juli 2020. Sebelum dilakukan pencacahan lapangan akan dilakukan verifikasi lapangan. “Untuk itu, mengingat pentingnya sensus ini sehingga perlu dukungan dari seluruh peserta Rapat Koordinasi ini untuk menyebarkan informasi kepada warga di sekitarnya,” kata Kepala BPS Kabupaten Karangasem , Komang Bagus Pawastra.

Dikatakan Bagus Pawastra, diharapkan jumlah penduduk suatu wilayah berdasarkan jenis kelamin, kelompok umur, pendidikan yang ditamatkan dicatat dengan baik. Dengan mengetahui kondisi tersebut pemerintah pusat mau pun daerah dapat memperoleh gambaran tentang kebutuhan wilayah.

Ketika data hasil Sensus Penduduk 2020 ini muncul akan digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan dalam menentukan kebijakan berdasarkan keputusan yang lebih tepat sasaran.

 

“Artinya, dengan data yang valid tingkat akurasinya dan dapat dipertanggungjawabkan maka sasaran pembangunan dapat mencapai tujuan,”katanya. (Humas Karangasem)


Oleh : | 10 Februari 2020 | Dibaca : 209 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



140x140

Bupati
Karangasem
I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, MAP

140x140

Wakil Bupati Karangasem
I Wayan Artha Dipa, SH, MH

PENGADUAN
Galeri
Banner
Kritik Saran

Rizki Aryawan

2018-04-05 10:40:30

Jalan Amblas

Selengkapnya...

Yoga Aryawan

2018-03-08 11:09:08

Beasiswa

Selengkapnya...

ibu dani

2017-09-05 08:49:27

Pemeriksaan oleh SatpolPP

Selengkapnya...
Polling
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pemkab Karangasem?
Statistik

Total Hits : 3964865

Pengunjung Online: 7