Baca Berita

Bupati Mas Sumatri Minta OPD Gencar Turun Ke Bawah Tangani Masalah Dengan Cepat

Oleh : | 16 April 2019 | Dibaca : 60 Pengunjung

Masalah pendidikan dan kemiskinan saat ini memang sedang menjadi fokus penangan Pemkab Karangasem. Masyarakat pun kini telah bijak memanfaatkan media sosial sebagai "mata dan telinga" Pemda menemukan warga yang mengalami kesulitan. Teranyar,  terungkapnya permasalahan pendidikan tiga orang siswi sekolah dasar asal Banjar Tigaron Kangin, Desa Sukadana, Kubu.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri melakukan tindakan cepat  dengan memerintahkan perangkat desa bersama Dinas Sosial  melihat kondisi sebenarnya, Minggu (14/4/2019).

Setelah turun langsung melihat kondisi sejatinya,  Dinas Sosial melaporkan, ketiga anak tersebut bernama Ni Luh Merta kelas 6 SD, Ni Kadek Sari kelas 4 SD dan Putu Tania kelas 3 SD. Ayah mereka dikabarkan telah meninggal dunia, serta ditinggal pergi oleh sang Ibu. Kini mereka hanya tinggal bersama kakek dan neneknya.

Para anak ini diasuh neneknya Nyoman Nari,  telah difasilitasi Kartu Keluarga Sejahtera dan Program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial sejak tahun 2017. Selain itu ,mereka juga selama ini telah diberikan sembako dari desa, bantuan pendidikan berupa uang tunai Rp 250 ribu/perbulan dari LPD desa Adat Tigaron termasuk bantuan sembako serta alat tulis dari Dinas Sosial. Namun kendalanya, masih kurangnya pemahaman keluarga mengenai pemanfaatan KKS dan PKH. Selama ini, KKS,PKH dan bantuan lainnya justru digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari keluarga. 

Atas situasi tersebut, Bupati Mas Sumatri didampingi Kadisos Puspa Kumari menghimbau pimpinan wilayah tingkat desa untuk melakukan pendekatan humanis dan menjelaskan peruntukan bantuan yang diterima.  Ia berharap agar bantuan itu dapat dimanfaatkan dengan maksimal, khususnya untuk pendidikan guna mengembangkan kualitas diri melalui pendidikan yang baik.  Karena dengan cara itulah, masyarakat dapat meningkatkan kualitas diri serta mengangkat taraf hidupnya

Bupati Mas Sumatri mengakui, masih banyak anak-anak dibelitan wilayah geografis yang sulit. Fakta mereka tinggal di pelosok dengan kondisi jauh dari layanan publik seperti sekolah dan minimnya infrastruktur, menjadi agenda utama untuk terus digarap. Namun keterbatasan kemampuan daerah belum cukup dapat menjawab dan menuntaskan permasalahan yang melingkupi kehidupan warga Karangasem. 

“Ini bukanlah hal yang negatif,justru ini merupakan kritik bagi Pemerintah Kabupaten Karangasem, untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi  masyarakat," ujarnya. (Humas Karangasem)


Oleh : | 16 April 2019 | Dibaca : 60 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



140x140

Bupati
Karangasem
I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, MAP

140x140

Wakil Bupati Karangasem
I Wayan Artha Dipa, SH, MH

PENGADUAN
Galeri
Banner
Kritik Saran

Rizki Aryawan

2018-04-05 10:40:30

Jalan Amblas

Selengkapnya...

Yoga Aryawan

2018-03-08 11:09:08

Beasiswa

Selengkapnya...

ibu dani

2017-09-05 08:49:27

Pemeriksaan oleh SatpolPP

Selengkapnya...
Polling
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pemkab Karangasem?
Statistik

Total Hits : 3040226

Pengunjung Online: 9