Baca Berita

Pemkab Karangasem Canagkan Kampanye Imunisasi Japanese Encephalitis (JE)

Oleh : | 05 Maret 2018 | Dibaca : 192 Pengunjung

Pencanangan Kampanye Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) di Kabupaten Karangasem resmi dibuka yang ditandai pemukulan gong oleh Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi di Gedung UKM Center Amlapura, Senin (5/3).

Kepala Dinas Kesehatan, Ida Bagus Putra Pertama melaporkan, kampanye ini dilatarbelakangi masuknya Bali sebagai daerah endemis penyakit JE dimana dari 43 kasus positif JE di Indonesia, 17 kasus terdapat di Bali. Selain itu belum adanya obat akibat virus JE mengakibatkan tingkat kematian dan kecacatan karena virus JE cukup tinggi, sehingga imunisasi merupakan pencegahan yang paling efektif, tambahnya.

Pertama mengatakan,  tujuan kampanye imunisasi JE adalah untuk memutus rantai penularan penyakit JE di Provinsi Bali pada umumnya, di Kabupaten Karangasem pada khusunya dengan menyasar anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun, karena 89 persen kasus JE di Indonesia terdapat pada kelompok umur kurang dari 15 tahun. Jumlah sasaran kampanye Imunisasi JE di Kabupaten Karangasem sebanyak 105.174 orang.

Imunisasi JE dilaksanakan selama 2 bulan dari Maret s/d April 2018 dengan 2 tahap, di sekolah-sekolah PAUD, TK, SD dan SMP pada bulan Maret kemudian tahap 2 dilakukan di posyandu dan sweeping langsung.

Sementara itu,  Bupati Karangasem Mas Sumatri dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kab. Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, menegaskan, keberhasilan suatu negara untuk bersaing di dunia Internasional sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, salah satu yang penting adalah SDM tersebut harus sehat, bermutu, produktif dan berdaya-saing. 

Untuk itu, upaya ini harus dimulai dengan menjaga kesehatan sejak bayi dalam kandungan, dilanjutkan setelah bayi lahir, masa kanak-kanak, hingga masa dewasa. Salah satu cara efektif dalam mencegah penyakit adalah dengan memberikan imunisasi pada masa bayi, kanak-kanak, dan dewasa. Dikatakan pula bahwa penyakit JE dapat menimbulkan kematian, gejala sisa berat termasuk kelumpuhan dan keterbelakangan mental.  “Penyakit JE merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” tegasnya.

Acara pencanangan dihadiri  Kepala OPD terkait, Kepala Puskesmas Se-Kab. Karangasem dan para siswa SD dan SMP di Kab. Karangasem. (Diskominfo/Leoni)


Oleh : | 05 Maret 2018 | Dibaca : 192 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



140x140

Bupati
Karangasem
I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, MAP

140x140

Wakil Bupati Karangasem
I Wayan Artha Dipa, SH, MH

Galeri
Banner
Kritik Saran

Rizki Aryawan

2018-04-05 10:40:30

Jalan Amblas

Selengkapnya...

Yoga Aryawan

2018-03-08 11:09:08

Beasiswa

Selengkapnya...

ibu dani

2017-09-05 08:49:27

Pemeriksaan oleh SatpolPP

Selengkapnya...
Polling
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pemkab Karangasem?
Statistik

Total Hits : 2639507

Pengunjung Online: 4