Baca Berita

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri Buka Musrembang Kecamatan Sidemen Tahun 2018

Oleh : | 26 Februari 2018 | Dibaca : 149 Pengunjung

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri buka secara langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Kecamatan Sidemen, Senin (26/2/2018) di Kantor Camat Sidemen.

Camat Sidemen Anak Agung Suryajaya dalam laporannya mengatakan 
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sidemen yang dilaksanalan hari ini merupakan suatu forum dalam rangka penyusunan dokumend rencana usulan. Program kegiatan pembangunan tahun 2019. Berpedomen dengan Pemendagri nomor 114 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan Desa , bahwa proses penyusunan perencanaan pembangunan telah didahului dengen Musrenbang di tingkat Desa yang telah berlangsung pada bulan Juni sampai bulan September 2017 yang di sinkrunkan dengan musyawarah Desa. penyusunan RAPBDesa 2018 telah menghasilkan beberapa prioritas kegiatan yang menjadi usulan Desa.

Secara umum dipaparkan oleh Anak Agung Suryajaya beberapa hal diantaranya, kondisi wilayah Kecamatan Sidemen memiliki jumlah penduduk 37. 488 Jiwa , terdiri dari penduduk laki-laki 18. 798 Jiwa dan penduduk Perempuan 18. 690 Jiwa. Jumlah Desa Dinas Sebanyak 10 Desa yaitu Desa Sinduwati, j, Telaga Tawang , Tallbeng , Lokasari , Kerta Buana , Wisma Kerta , Tangkup, Sangkan Gunung , dan Tri Eka Buana dengan 51 Banjar Dinas. Jumlah Desa Pakraman Sebanyak 19 Desa Pakraman deangan Banjar Adat Ben'umlah 70 Banjar Adat. Sedangkan Aparatur yang Bertugas di Kantor Camat Sidemen diantaranya jumlah Aparatur Sipil Negara 24 Orang , Tenaga Kontrak13 Orang Tenaga Pengabdi 1 Orang. Kondisi Tingkat Kebersihan Lingkungan kantor Camat memang sudah tertata dengan baik dan tingkat kebersihan lingkungan sudah lumayan Cukup Baik, tapi kendala yang dialami dalam kebersihan lingkungan adalah tempat pembuangan akhir ( TPA ) sementara belum ada.

Suryajaya menambahkan, untuk bidang sarana prasarana, sudah banyak sarana prasarana yang sudah terbangun, namun demikian masih ada beberapa ruas jalan, jembatan dan sarana umum lainnya yang masih perlu mendapat perbaikan (peningkatan kualitas). Bidang pendidikan masih memerlukan dukungan pemerintah khususnya perbaikan dan pemeliharaan sarana prasarana pendidikan, seperti rehab gedung SD/ SMP serta EW penataan lapangan umum Mamed dan Taman Kota. Dalam bidang kesehatan, masyarakat sangat memerlukan biaya berobat yang terjangkau khususnya masyarakat kurang mampu. Di samping terbangunnya beberapa sarana kesehatan seperti pembangunan atau rehab poskesdes/ puskesmas pembantu di beberapa desa. Bidang tata Pemerintahan seperti apa yang dipaparkan sebelumnya, bahwa Kantor Camat Masih banyak kekurangan pegawai sehingga kami belum bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Disamping itu pula sarana prasana pegawai seperti sarana transportasi pegawai ( Sepeda Motor) juga sangat diperlukan, dan yang tidak kalah penting adalah pembangunan rumah Jabatan Camat sehingga Camat bisa lebih dekat dengan masyarakatnya. Termasuk penataan halaman dan gedung Kantor Camat Sidemen.

Ia juga menjelaskan pelaksanaan MUSRENBANG di tingkat Desa dan telah mengalami perubahan pada kegiatan Pra Musrenbang yaitu telah menghasilkan 31 Program. 53 Kegiatan dengan nilai usulan sebesar Rp. 126.275.500.000,(Seratus Dua Puluh Enam milyar Dua Ratus Tujuh puluh Lima juta Lima ratus ribu rupiah), yang terbagi menjadi 3 kelompok fungsi yaitu, kelompok fungsi ekonomi 15 program 21 kegiatan dengan nilai usulan Rp. 28.437.000.000,(Dua Puluh Delapan milyar Empat Ratus Tiga puluh Tujuh juta). Kelompok Fungsi Pelayanan Umum, Ketentraman dan Ketertiban, Lingkungan Hidup, Perumahan dan Fasilitas Umum dengan 9 program 15 kegiatan dengan nilai usulan Rp. 84.275.500.000;(Delapan Puluh Empat milyar Dua Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Lima Ratus Ribu rupiah). Dan kelompok fungsi dengan nilai Rp. 13.188.500.000,-( Tiga Belas milyar Seratus Delapan puluh Delapan juta Lima ratus ribu rupiah). Hasil pelaksanaan MUSRENBANG tahun ini mengalami penurunan jumlah pembiayaan sebesar Rp. 31.249.900.000,( Tiga Puluh Satu Milyar Dua Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah ) dari 31 Program 53 kegiatan. Hal ini disebabkan sebagian usulan kegiaan sudah terbiayai dari Dana Desa yang menjadi kewenganan Desa.

"Saya berharap dari sekian banyak usulan program kegiatan pembangunan yang disampaikan oleh masyarakat atau desa, semoga dengan upaya dan perjuangan semua pihak, sebagian besar usulan pembangunan tersebut memperoleh pendanaan di tahun 2019," imbuhnya.

Kepala Bappelitbangda I Made Sujana Erawan mengatakan, pelaksanaan musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan Tahun 2018 ini dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu Pra Musrenbang dan Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan. Pra Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan telah dilaksanakan pada tanggal 8 Pebruari 2018 yang merupakan forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan di tingkat Kecamatan untuk mendapatkan masukan kegiatan prioritas dari desa/kelurahan serta menyepakati rencana kegiatan lintas desa/kelurahan di kecamatan yang bersangkutan, sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Kecamatan dan Rencana Kerja Perangkat Daerah Kabupaten pada tahun 2019.

Tahap 2 yaitu Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan, Bappelitbangda Kab. Karangasem menghadirkan para narasumber dari Kajari, Kapolres dan Dandim. Dalam Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan ini diharapkan agar terwujud pemahaman mengenai kebijakan pembangunan daerah, serta terbentuknya komitmen dalam penetapan prioritas kegiatan pembangunan hasil rumusan musrenbang desa, dan terpadunya perencanaan program kegiatan pembangunan, baik yang bersumber dari dana APBD Kabupaten, APBD Propinsi, APBN dan sumber dana Lainnya.

Bupati Karangasem mengatakan, Musrenbang ini adalah Musrenbang yang ke enam dan ada dua kecamatan lagi yang belum, musrenbang ini adalah acara yang penting sehingga selalu dikawal oleh Bupati dan Forkopimda.

"Karena sangat pentingnya acara ini saya harapkan untuk semuanya bisa mewujudkan karangasem sesuai dengan visi misi pemerintah dan sembilan program unggulannya," ucapnya.

Mas Sumatri menambahkan, sesuai dengan tema Musrenbang RKPD Tahun 2018 yaitu "Meningkatkan Pelayanan Publik dan Pembangunan Infrastruktur Dalam Rangka Pemulihan Perekonomian Kabupaten Karangasem", maka dalam rangka menyampaikan usulan Rencana Kerja Pemerintah Daerah “Kabupaten Karangasem tahun 2019 harus memperhatikan antara lain, Visi dan Misi Kepala Daerah Kabupaten Karangasem. Mengakomodir 9 program unggulan “Nawa Satya Dharma” . Mendukung prioritas pembangunan Kabupaten Karangasem. Mendorong pengembangan Potensi Unggulan Daerah yang dimiliki masing-masing kecamatan melalui ekonomi kreatif berbasis pemberdayaan masyarakat.

Pencapaian program Kab. Karangasem seperti pertumbuhan ekonomi sebesar 5,52 % namun demikian masih kurang dari ekonomi pertumbuhan yang ditargetkan provinsi Bali.Indek pembangunan manusia, kabupaten karangasem pada tahun 2016 sudah melampaui target RPJMD , namun masih peringkat terendah di Bali.

"Tingkat kemiskinan di Kabupaten Karangasem sudah sangat menurun ini berkat bapak ibuk semuanya , namun Kabupaten Karangasem juga masih mendapat peringkat teratas untuk kemiskinan di Bali," jelasnya.

Dengan adanya erupsi Gunung Agung tidak menutup kemungkinan kemiskinan akan bertambah, dengan kebersamaan juga tidak menutup kemungkinan keadaan akan berbalik.Pemkab juga sudah menghadirkan Presiden dan juga menteri-mentrinya, dan sudah di prioritaskan program program pusat akan di bawa ke kabupaten Karangasem. Akibat dampak erupsi gunung agung ini akan menjadi pekerjaan rumah buat kita supaya nantinya kabupaten karangasem bisa lebih meningkat, dalam menuntaskan permasalahan tersebut kita sudah mempunyai 7T untuk menggarap potensi setiap desa /kecamatan.

Dengan potensi di kabupaten Karangasem yang sangat besar, Pemda Karangasem seharusnya mempunyai PAD yang sangat besar melebihi Kabupaten yang lain, untuk sekarang bagaimana caranya untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki tersebut, Kabupaten Karangasem sekarang juga sudah mengembangkan pariwisata berbasis desa adat .

Pemkab juga sudah mengajukan proposal ke APBN ampir sebesar 1,6 triliun , normalisasi sungai, perdangan, peternakan semua sudah ada didalamnya , dipastikan anggaran tersebut jika datang kita sudah siap untuk mempergunakannya.

 

Hadir dalam acara tersebut Sekda Kab. Karangasem, forkopimda forkopinca, dan staf Camat Sidemen. (Humas Karangasem)


Oleh : | 26 Februari 2018 | Dibaca : 149 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



140x140

Bupati
Karangasem
I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, MAP

140x140

Wakil Bupati Karangasem
I Wayan Artha Dipa, SH, MH

Galeri
Banner
Kritik Saran

Rizki Aryawan

2018-04-05 10:40:30

Jalan Amblas

Selengkapnya...

Yoga Aryawan

2018-03-08 11:09:08

Beasiswa

Selengkapnya...

ibu dani

2017-09-05 08:49:27

Pemeriksaan oleh SatpolPP

Selengkapnya...
Polling
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pemkab Karangasem?
Statistik

Total Hits : 2528079

Pengunjung Online: 1